Lemburkuring2007

Koperasi di Kuningan Masih Dihadapkan Kendala

5 Pairan

KEBERADAAN Koperasi di Kabupaten Kuningan, sampai saat ini umumnya belum mampu mendukung produk unggulan daerah. Hal itu dimungkinkan karena terbatasnya sumberdaya manusia, sehingga tidak menghasilkan kualitas yang optimal.

Wakil Bupati Kuningan, H. Momon Rochmana menyatakan bahwa pembangunan koperasi di Kuningan masih dihadapkan beberapa kendala yang perlu dipecahkan bersama oleh pemerintah, lembaga keuangan, bank dan non bank, BUMN, perguruan tinggi, gerakan koperasi dan masyarakat.

Menurut Momon, seiring dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kuningan, bahwa koperasi dan kelompok usaha kecil menengah (KUKM) diberi ruang yang luas untuk turut berkiprah dalam pembangunan daerah.

Oleh sebab itu, lanjut dia, kebijakan yang harus ditempuh yakni dengan cara mendorong pemberdayaan sumberdaya manusia para pelaku kelompok usaha kescil menengah guna meningkatkan keterampilan koperasi dalam rangka mewujudkan optimalisasi peran dan fungsi alat kelengkapan organisasi koperasi.

“Koperasi di Kabupaten Kuningan ditujukan untuk mewujudkan pengelolaan kelompok usaha kecil menengah yang handal yang professional, serta memiliki kompetensi sumberdaya manusia sesuai dengan kebutuhan. ” kata H. Momon Rochmana.

Dikatakan, sampai akhir tahun 2008 koperasi di Kabupaten Kuningan sebanyak 495 unit koperasi, dengan anggota 87.851 orang. Sementara volume usaha Rp337,83 miliar dengan sisa hasil usaha Rp 9,57 miliar.

Sebelumnya, tahun 2007 banyaknya koperasi di Kuningan 494 unit dengan anggota 84.342 orang. Volume usaha Rp277,79 miliar dengan sisa hasil usaha Rp.5,39 miliar. Kenaikan yang tidak signifikan terhadap jumlah koperasi pada tahun 2008 sebagai dampak dari proses revitalisasi dan tidak bertumpu pada kuantitas.

Dia berharap para pengelola lembaga koperasi dan pelaku usaha kecil menengah dari berbagai bentuk dan jenis usahanya dapat terus berusaha dan berkarya bagi kesejahteraan anggota masyarakat lebih profesional, kompetitif dan inovatif, sehingga mampu mendorong pelaku usaha kecil lainnya.

“Koperasi harus mampu mendorong produk unggulan minimalnya satu produk unggulan kecamatan,” paparnya. *

5 thoughts on “Koperasi di Kuningan Masih Dihadapkan Kendala

  1. 1.Bibit hade (kreatifitas)–>2. Cai keur nyiramna nyampak(modal)–> pager kuat (kajujuran). Ibarat pepelakan disiraman ku cai oge upami bibitna kirang hademah moal jadi, bibitna hade….cai keur nyiramna aya…tapi teu dipager pasti diserang hama. Anu janten persoalan ayeuna yaeta : kreatifitas sareng kejujuran, modalmah Insya Allah moal hese jaman kiwarimah….lembaga keuangan nuju santer2na nyalurkeun kanggo sektor mikro

  2. Lieur ngabandungan jenis usaha tina modal KOPERASI atanapi Bantuan pemerintah teh, enya di Desa kuring Citiusari tea geuning modal mah modal di kucurkeun terus tapi hasil na teh geuning teu saluyu jeung angen angen, masyarakat na tetep wae sakitu kitu keneh, asa teu aya menjat na di bandungan teh. Cobi kanu gaduh emutan , nuhunkeun batosan na, kumaha carana ngokolakeun modal teh. Hatur nuhun kana perhatosan na.

  3. Dari sudut pandang pemerintah, sumberdaya manusianya yg terbatas. Kalau kita tanya para pelaku koperasi/usaha kecil mungkin jawabannya pembinaanya yg kurang dr pemerintah. Kreatifitas kali yah yg belum optimal…..segi modal usaha untuk sektor mikro kayanya lagi banyak fasilitas. Perlu analisa lebih detail lagi apa kendala sebenarnya,studi banding atau kerjasama dgn lembaga2 usaha lain yg bisa jadi bapa asuh koperasi

  4. KEBERADAAN Koperasi di Kabupaten Kuningan, sampai saat ini umumnya belum mampu mendukung produk unggulan daerah. Hal itu dimungkinkan karena terbatasnya sumberdaya manusia, sehingga tidak menghasilkan kualitas yang optimal.

    ???

    I don’t think so, semua lini punya sumberdaya tinggal gimana caranya bergerak kolektif ke arah yang sama…, siga sepakbola! bahu membahu, silih dukung, tujuana sarua, bupati pelatihna goolna kasejahteraan jang balarea, kitu panginten

Kantunkeun Balesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s