Lemburkuring2007

MENCINTAI DIRIKU SENDIRI

3 Pairan

Oleh Tarso Sobandi
Yang sesungguhnya terjadi cinta bersemi bagiku disaat aku belajar mencintai diriku sendiri.Mungkin terdengar aneh,tapi itu benar ,seingat ku aku adalah situkang bikin senang orang lain,selalu mengerjakan apa yang diharapkan orang lain,jangan bicara keras-keras,jangan suarakan opinimu.
Duduk tegak,senyum hingga sampailah dititik saat hanya senyumku itu senyum yang menjadi merek dagangku ,yang menjadi satu-satunya kepunyaanku.Aku seperti bersembunyi dibalik senyumku.
Menjelang dewasa aku tumbuh dengan cepat,aku berubah menjadi sosok pribadi.Aku pasti khawatir orang-orang tidak menyukai berseminya bunga dalam diriku yang membentuk kepribadianku.Jadi aku mundur dari pergaulan.kesepian,kerinduan ,kesedihan waktu itu masih terasa menyengat sampai kini.
Aku sangat mendambakan kehadiran seseorang yang merasakan betapa besar penderitaanku .tapi kenyataannya ,tak ada siapa-siapa,aku ingin tangisku didengar,tapi semua orang terlalu teresap dalam problema masing-masing.Diatas segalanya aku ingin dicintai”oh tentu, ada banyak orang yang mencintaiku –keluarga dan teman-temanku.
Tapi kurasa aku mencari seseorang yang dapan dengan tulus mengenal dan memahamiku,menyayangiku dan tidak meninggalkanku.mendampingiku sebagai tempat bersandar disaat-saat buruk tiba.
Sesudah melewati luka hati akhirnya kutemukan juga orang itu,sosok yang kubutuhkan.
Suatu pagi menjelang keluar rumah sekilas kutatap cermin dan aku diterpa sebuah pemikiran bahwa sebelum aku berhenti menggantungkan diri pada orang lain demi kebahagiaan orang lain dan diriku sendiri,aku tak pernah bahagia,saat itulah aku sadari bahwa aku tak perlu bersembunyi dibalik senyuman.
Tak ada salahnya menjadi sedih dan khawatir,atau takut dan tak ada salahnya luruh dan menangis bila perlu.
Aku tak harus sempurna ,aku cuman harus jujur pada diriku sendiri,semua memang tidak berubah dalam semalam,tapi aku harus berupaya.aku belajar setiap hari,bahwa semakin aku meyayangi diriku sendiri ,semakin bereslah hal-hal dalam hidup ini.

3 thoughts on “MENCINTAI DIRIKU SENDIRI

  1. Barangkali ini semua adalah proses untuk menjadikan kita lebih dewasa lagi.

  2. Saya tak ingin berkomentar apa – apa sebab telah mengalami lakon seperti pak tarso serukan. Bagi saya sekarang, mencintai diri sendiri itu adalah lambang ketakutan!

  3. Pria ini seorang optimis, yg melihat tanda2 baik pahal tdk ada. Hati2lah sebab ia hanya mencintai dirinya sendiri karena ia tidak melihat apa2 dlm kehidupan ini selain bayang – bayangnya. Marilah kita tinggalkan dia dengan urusannya…………

Kantunkeun Balesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s