Lemburkuring2007

DIA YANG KINI TERBARING DALAM KERINDUAN

5 Pairan

Angin dengan setia melayangkan kisah
Semakin tak bertepi diantara parit kering yg menghuni dasar hatinya
Ia sendirian mencari rindunya yg acak – acakkan
Meratap
duduk termenung membayangkan perjalanan paling jauh dalam ingatnya
Saat terdengar seluruh suara
barisan katakata mengajaknya untuk pamit melakukan perjalanan
Tetapi dalam doadoa ditengah kearifan segala cuaca pada malam yg hujan, mata coklatnya itu ditinggal kantuknya
Kadang pikirnya mengembara sampai kesebrang; memanjakan ingatnya dengan perjanjian sebuah masa depan
Segera saja ia loncati lamunannya
Ia lewati setiap waktu angannya
Hingga hening mencipta melodi dari rintik gerimis yg ia tinggalkan dalam kesenduan alun-alun kota
Baginya —
malam dan hening adalah saudara seperjalanan
Mereka samasama saudara bagi ilham diingat dan pikirnya
Ia sering menukar harapan dengannya
tanpa bisa ia tawar harga yg pantas untuk ia terima
Ia tak tahu pasti
darimana dan kapan malam dan hening itu datang
Tapi mereka itu baginya lebih bijaksana dari segala cuaca
Ya, karena hanya malam dan hening lah yg telah rela meminjamkan waktunya bagi ia
Si manusia sepi
Antara ia, antara malam dan keheningannya, antara perbedaan dan kenyataannya kini
Telah teriringi lantun yg tercipta dari sisi waktu yg terlupakan
Mungkin saat itu
tak ada apapun diantara kita ketika katakata musnah menyekap deretan harmoni yg membungkam lagu kecewa hatinya
Satu yg selalu aku pertanyakan;
dengan apa ia terjemahkan fasih kerinduaannya ini?

5 thoughts on “DIA YANG KINI TERBARING DALAM KERINDUAN

  1. punten abdi mah sok emut waktos masantren pami maca puisi teh `,seer perkara nu karandapan tapi teu kaubaran ahirna nyocol mangsi nulisan buku alias di puisiken

  2. Sok kagagas hate maca puisi jiga kitu teh inget mangsa keur lalagasan, sagala naon oge keur jaman eta hayang na di puisikeun bae, komo mun seug nyangkut jeung bebene hate, …….tak bisa bisa di komentar………

  3. aduh……….
    mani menusuk hati pisan atuh…..

  4. aya naon kang…inget kasaha atuh sok bejakeu atuh

Kantunkeun Balesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s