Lemburkuring2007

Ganggu Pemudik

Tunda talatah

 

 

Ganggu Pemudik Akan Ditembak Polisi

 

Sumber L HU. Galamedia

 

 

Jajaran Polda Jabar tidak akan segan-segan menindak para bandit yang coba-coba mengancam keselamatan para pemudik. Penegasan tersebut telah dibuktikan Polda Jabar dengan menggulung 5 orang bandit pantura, seorang di antaranya tewas didor.

Direktur Reskrim Polda Jabar, Kombes Pol. Tatang Soemantri, kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta Bandung, Rabu (3/10), membenarkan pekan lalu pihaknya berhasil meringkus kawanan bandit pantura tersebut. Bahkan Mul yang diduga pimpinannya ditembak karena berusaha melawan petugas. “Bapak Kapolda sudah menginstruksikan aparatnya agar bersikap tegas kepada pelaku kejahatan yang berintensitas tinggi, apalagi sampai membuat orang mati,” tegas Tatang. Dalam suasana Idulfitri angka tindakan kriminalitas cenderung meningkat. Pasalnya, selain didorong kebutuhan Lebaran, kesempatan dan situasi juga memberikan peluang kepada pelaku kejahatan untuk beraksi.

“Para penjahat itu tidak hanya beraksi di rumah, kantor atau tempat lain, di jalan raya juga bisa saja terjadi. Seperti yang dilakukan kelompok Mul ini,” ungkapnya seraya meminta masyarakat untuk selalu bekerja sama dengan aparat kepolisian saat mudik.

Untuk pengamanan mudik di jalur pantura, kata Tatang, masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya, Polda Jabar telah mengerahkan kekuatan untuk mengamankan kawasan tersebut. “Bapak Kapaolda telah mengerahkan kekuatan Polda Jabar untuk mengamankan jalur pantura. Dan setelah gelar pasukan, Sabtu nanti, pengamanannya akan lebih diintensifkan,” katanya.

Meresahkan

Aksi kawanan bandit pantura atau lebih dikenal Kelompok Mul, digulung anggota Unit Tim Cepat Tindak (TCT) Ditreskrim Polda Jabar pimpinan Kompol Cahyo Hutomo, pekan lalu. Direktur Reskrim Polda Jabar, Kombes Pol. Tatang Soemantri, Rabu (3/10), mengatakan, kelompok ini biasa beroperasi di jalur pantura. Targetnya truk yang mengangkut barang-barang kebutuhan pokok ataupun pakaian jadi.

Seorang pelaku, Mul terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri. “Sedangkan empat anggota kelompoknya, Rn, Ad, Dn, dan Rd, masih kita tahan di sini (tahanan Polda Jabar, red). Kami masih mengejar dua target kita, DR dan Y. Semoga mereka bisa cepat tertangkap untuk segera mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan Rn dan Ad, kelompok Mul yang sebelumnya merupakan kelompok Rewok ini telah beroperasi di wilayah Banten, Jabar, dan Jateng. Kelompok ini mengaku telah dua kali menjalankan aksinya di Banten, tiga kali di Jabar, dan lima kali di Jateng.

Mereka menjalankan aksinya dengan menggunakan kendaraan roda empat dan memepet kendaraan target hingga berhenti. Kemudian mereka menodong sopir atau penumpang lainnya dengan senjata api atau senjata tajam. Terkadang mereka pun melakukan penyiksaan terhadap korban. Kemudian mereka membawa lari kendaraan target dan sopirnya. Di jalan tertentu, kelompok ini membuang sopir tersebut.

“Ini tentunya tindakan kriminal yang keras. Kita tidak akan segan-segan menindak pelaku seperti itu lebih keras dan tegas,” kata Tatang. (B.44)**

Kantunkeun Balesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s