Mudik Euy..!


mudik.JPG

BAGI anda yang hendak mudik ke Kuningan atau sekedar bersilaturahmi dan rekreasi pada lebaran tahun ini jangan khawatir. Sebab Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan siap membantu bagi anda yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Seluruh posko kesehatan akan disiagakan 24 jam terutama di sepanjang jalan protokol dan beberapa kawasan obyek wisata seperti Linggajati dan Waduk Darma. *

 NO. TLP PUSKESMAS DI JALUR

PROTOKOLKABUPATEN KUNINGAN

 

KUNINGAN…………………(0232) 871501

DANGAGUNG……………………..  876005

CIAWIGEBANG…………………    878339

LURAGUNG…………………………  876301

CIDAHU………………………………   870175

KARAMATMULYA……………    876055

JALAKSANA……………………….   874767

CILIMUS…………………………….    614405

SUKAMULYA…………………….     875813

KADUGEDE……………………….   8882855

DARMA …………………………….   8880188

MEKARWANGI…………………   8882484

Dimuat dina RAGAM INFORMASI

Lebaran Euy…!


lebaran-euy.JPG

TEUING awahing ku ngarasa betah meureun nya hirup di dunya.  Eta wae, asa cikeneh  lebaran, ayeuna urang rek  ditepungkeun deui jeung lebaran taun 1428. Kumaha pamendak baraya ngeunaan lebaran? Kedah kumaha urang mapag lebaran sareng kedah kumaha urang sabadana lebaran.

 

 

Dimuat dina KUNINGAN MEDIA

Mojang Kuningan


MOJANG KUNINGAN “KITA ADALAH KUAT”

(Kuat Mental, Kuat Cerdas, Kuat Berkarya, dan Kuat Berani)

 

Oleh : Nenen Gunadi

 

INDONESIA adalah suatu negara yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia, dimana tidak mentolerir adanya eksploitasi dan dominasi suatu golongan terhadap golongan manusia lainnya. Namun ternyata Indonesia mempunyai struktur masyarakat umumnya masih bersifat patriakal. (Yang dimaksud dengan system patriakal adalah merupakan struktur yang mengesahkan bentuk kekuasaan dimana kaum laki-laki mendominasi kaum wanita.). Faktor ekonomi wanita yang lebih lemah menjadi penyebab dominasi lelaki, sehingga wanita tergantung pada lelaki untuk memenuhi kebutuhan materialnya.

 

Pemisahan kondisi antara status lelaki dan wanita  seperti ini sudah dirasakan dalam lingkungan keluarga dimana lelaki berperan sebagai kepala rumah tangga, dan bekerja sebagai pencari nafkah, sedangkan wanita berperan sebagai yang umum dikatakan adalah “Ibu rumah tangga” yang bertugas disektor domestik (Pendidik anak, dan pengatur rumah tangga sehari-hari).  Yang memang tidak bisa dipungkiri, tugas-tugas sebagai ibu rumah tangga adalah sangat bersifat heroisme, tidaklah gampang untuk mendidik anak, dan mengatur rumah tangga yang terkadang sangat kompleks permasalahannya.

 

Karena pemisahan tugas wanita disektor domestik adalah hal yang dibenarkan, maka banyak orang tua yang menyekolahkan anak laki-lakinya kejenjang lebih tinggi dibanding anak wanita. Hasilnya rendahnya pendidikan wanita penyebab ketidakmampuan wanita untuk mengangkat kualitas kehidupannya.  Dan tak luput juga kena serangan pelecehan batin maupun pelecehan jasmani.  Selama struktur patriakal ini masih dibenarkan, maka posisi wanita sebagai kelas dua disegala sektor akan terus berlangsung.

 

Uraian sedikit di atas sebagai gambaran dimana masih banyak posisi wanita Indonesia yang tidak diuntungkan, maka saya menulis artikel ini di “Tatar Kuningan” untuk mengingatkan kepada mojang-mojang Kuningan, bahwa sebagai kaum mojang kita harus mengangkat mensejajarkan status mojang sama dengan status jajaka.  Apa yang harus dilakukan untuk menghapus posisi mojang sebagai kelas dua ?.  Slogan saya seperti judul artikel ini “Mojang kita adalah kuat”, (dalam arti, kuat mental, kuat cerdas, kuat berkarya, dan kuat berani.)

 

Kuat Mental yang berarti positif misalnya saja kuat mental dalam disiplin, yang maksudnya membentuk, atau meningkatkan karakter ketangguhan mental untuk mencapai kemajuan dan kenikmatan, dan pengendalian diri, dalam arti mampu mengontrol emosi pola pikir sehingga kita bisa mengatasi segala masalah dalam kehidupan dengan ketenangan.

 

Perlu para mojang sadari, efek yang menonjol dari dibenarkannya system patriakal ini adalah kekerasan fisik dan mental terhadap kaum wanita, yang sudah menjadi epidemik.  Namun yang memprihatinkan adalah banyak dari kaum wanita yang menjadi korban, membiarkan dirinya sendiri menjadi obyek penyiksaan yang kejam.  Dengan alasan takut dan malu untuk melapor. 

 

Faktor lemahnya mental sangat berpengaruh kenapa wanita selalu takut untuk melindungi dirinya sendiri.  Maka jadilah kaum mojang yang bermental kuat untuk melindungi diri, dan atau melawan segala tindak kekerasan fisik maupun batin.  Arahan dari saya agar semua kaum wanita agar menyimpan nomor dan alamat penting organisasi-organisasi terkait, apabila terjadi kekerasan maka langsung saja hubungi polisi, dan atau organisasi-organisasi terkait yang dianggap mampu menolong. 

 

Jangan pernah merasa takut atau malu, karena kaum wanita juga berhak untuk mendapatkan perlindungan, dan memperoleh rasa nyaman didalam mengarungi kehidupan. Maka mulai sekarang berlatih membentuk atau meningkatkan karakter ketangguhan mental untuk persiapan diri menghadapi kehidupan yang keras ini.

 

Kuat Cerdas yang berarti kecerdasan secara umum, bukan saja cerdas kemampuan memahami informasi yang membentuk pengetahuan dan kesadaran, tetapi juga cerdas kemampuan untuk memroses informasi agar mampu bersaing secara sehat, dan mampu menyimpulkan arti dari kehidupan, juga kemampuan untuk mengantisipasinya secara cermat, sehingga masalah-masalah yang kita hadapi dapat dipecahkan (problems solved). 

 

Untuk meningkatkan kecerdasan, tentu saja kita perlu menambah pengetahuan dan berlatih memproses pengetahuan itu lewat kegiatan kreatif, kegiatan menalar, dan kegiatan mengevaluasi atau menilai.  Maka untuk meningkatkan kecerdasan kita dengan cara : Mengevaluasi diri, menetapkan tujuan hidup atau cita-cita, membiasakan hidup cerdas, umpamanya membaca, berdiskusi, olah pikir, olah rasa, dan olah raga, membangun sikap kritis dan keterbukaan, berfikir positif, dan rendah hati.

 

Kuat Berkarya  adalah kemampuan menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi diri sendiri ataupun untuk kemajuan hidup, yang disesuaikan dengan bakat diri kita sendiri untuk menuai hasil yang diharapkan. Ada elemen-elemen yang bisa mendorong seseorang mempunyai kemampuan untuk berkarya misalnya saja, kecerdasan yang memadai, keterampilan kerja yang baik, rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, keterampilan menjual ide dan gagasan, berfikir positif, kemampuan memimpin diri sendiri dan orang lain.

 

Kuat Berani yang dimaksud disini adalah keberanian suatu sikap untuk berbuat sesuatu yang dapat mengubah kehidupan dengan tidak terlalu merisaukan kemungkinan-kemungkinan buruk. Seperti yang dikatakan Aristotle bahwa, “The conquering of fear is the beginning of wisdom. (Kemampuan menahklukkan rasa takut merupakan awal dari kebijaksanaan).” Artinya, orang yang mempunyai keberanian akan mampu bertindak bijaksana tanpa dibayangi ketakutan-ketakutan yang sebenarnya merupakan halusinasi belaka.

 

Orang-orang yang mempunyai keberanian akan sanggup menghidupkan mimpi-mimpi dan mengubah kehidupan pribadi sekaligus orang-orang di sekitarnya. Suatu hal yang terpenting adalah kita harus menciptakan kemajuan, karena dengan adanya perubahan menjadikan diri kita berani membuat kemajuan yang lebih besar.  Anthony J. D’ Anjelo berkata, “ Don’t fear change, embrace it. (Jangan pernah takut pada perubahan, tetapi peluklah erat)”. 

 

Semoga tulisan ini mampu membangkitkan para mojang Kuningan untuk semakin bersemangat dalam berjuang meraih kualitas hidup yang baik, dan semakin percaya diri sesuai dengan konsep cita-cita yang ada untuk meraih bintang dilangit, dan lebih berani  berbuat sesuatu dengan pikiran positif, percaya diri dan bijaksana, juga rendah hati untuk mengubah kehidupan demi meraih kemajuan hidup yang lebih besar. (Sumber : EDISI Cetak tatar-kuningan.com/Komunitas Bulan September 2007.

 

 

Dimuat dina NU MIDANG

Zakat Fitrah


Zakat Ftrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh kepala keluarga atau penanggung nafkah hidup, yang memiliki kelebihan harta untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri.

Bagi setiap orang yang menjadi tanggungannya yang hidup pada Maghrib tiba di akhir bulan Ramadhan dan pelaksanaannya bisa dilaksanakan di awal Ramadhan.

Kadar Zakat Fitrah untuk setiap orang adalah makanan pokok (beras) seberat 2,5 Kilogram atau diganti dengan uang seharganya di tempat itu saat Zakat Fitrah ditunaikan. Untuk Tahun 1428 H/2007 M ini Zakat Fitrah di Kabupaten Kuningan bila dinilai dengan uang yakni Rp. 11.000,- untuk seorang wajib Zakat. *

 

Sumber : Badan Amil Zakat Kabupaten Kuningan.

Dimuat dina RAGAM INFORMASI

Sampurasun Dulur


Sampurasun dulur…! Hapunten anu kasuhun, reh kirang langkung saminggu simkuring henteu tiasa nepangan baraya. Patali sareng ayana gangguan tehnik. Ku kituna wilujeng tepang deui…! Kumaha teu acan batal shaumna…? Eh, hapunten email sareng patarosan teu acan tiasa kawaler sadayana…! keun Insya Allah urang waler hiji2.nya..! Ieu mah etang-etang update aya puisi ti Kang Dodi, urang Sadamantra Jalaksana…!

 

Kang Dodi..! Cuang ngabuburit di Balongdalem beu…! Atawa urang ka Cipanas Ciniru wae..! Hee..hee.hee..!

 

HIJAU MU DI ATAS BIRU

Tinggi menjulang ciremai bersinar
di ufuk senja mata kias dengan warna
sebagian tubuh mu sakit karna ulahnya
tapi keindahan itu tetap hijaumu

hijaumu di atas biru
berikan kewibawaan atas nama kota
asri seakan kian berseri saat tubuhmu
bergeliat berjati diri

aku merasa gagah saat di puncak mu
aku merasa hina saat tubuhmu terluka
dimana kesadaran itu hilang
manusia naif dengan kemunafikan

hijaumu di atas biru
bangga ku akan elok mu
kian terlantar kah engkau ..?
tikus pates menutup mata
saat kau menjerit meronta
dari bagian tubuhmu yang hilang

Baca selengkapnya di halaman Katineung lemburkuring2007.wordpress.com

Pengirim : DODIJOE@DADA.NET | WWW.DADA.NET/DODIJOE

 

Dimuat dina MAPAY LARATAN

Marhaban yaa Ramadhan


marhaban.jpg
Masjid Agung Syiarul Islam Kabupaten Kuningan

Dari Keluarga Tarso Subandi (Jakarta).

Dikirim melalui email lemburkuring2007@yahoo.com

Dimuat dina FOTO

“Pameran Pembangunan”


Suasana di Pasar Induk Jalaksana Desa Sadamantra, Kecamatan Jalaksana, yang sementara dijadikan sebagai lokasi “Pameran Pembangunan” Kabupaten Kuningan, Minggu (9/9). *

pameran.jpg

Dimuat dina FOTO, MEUNTAS WALUNGAN
%d bloggers like this: