Salak Cimara

salak.jpg

SEJUMLAH petani di Desa Cimara, Kecamatan Pasawahan, kini tengah mengembangkan budidaya tanaman salak pondoh. Areal pertanian milik warga seluas 37 hektar, yang tersebar di beberapa blok telah padat dan rimbun dengan pohon salak. Hal itu, setelah sedikitnya 120 orang petani salak di desa tersebut beramai-ramai mengembangkan budidaya tanaman salak yang kini sudah mencapai kurang lebih 63.000 pohon.
Mereka (petani) sudah merasakan hasil jenis tanaman ini sangat menguntungkan dan punya peluang pasar yang menjanjikan baik untuk pasar lokal maupun regional. Selain itu, cara menanamnya pun sangat mudah dan tidak dibatasi musim panen. Hal itu tampaknya menjadi salah satu faktor pendorong bagi para petani setempat untuk meningkatkan hasil budidaya tanaman salak tersebut.
Kepala Desa Cimara, A. Amanan, mengatakan, tanaman salak
pondoh yang sedang dikembangkan oleh para petani di daerahnya, bibitnya diperoleh dari Sleman Jawa-Tengah. Pada saat itu, tahun 1996, salah seorang warga membawa beberapa pohon bibit tanaman salah dan selanjutnya ditanam di lahan miliknya. Secara perlahan, tanaman salak itu berbuah dan dapat dinikmati hasilnya. “Mungkin melihat hasilnya itu, sehingga banyak petani yang tertarik untuk menanam salak,” tutur A. Amanan.
Perkembangan budidaya salak di Desa Cimara, baru terlihat ketika beberapa orang petani secara khusus memanfaatkan lahan pertaniannya sebagai lahan budidaya tanaman salak, dengan luas lahan hanya 50 bata. Bahkan, Kades A. Amanan pun mengaku tak tinggal diam. Buktinya, dia berupaya untuk melakukan melalui “Gerakan Menanam Salak”. Caranya, tiap kepala keluarga dianjurkan untuk menanam sedikitnya satu pohon di halama rumahnya. “Ketika pohon salak itu berbuah, banyak warga yang punya niat untuk menamam secara khusus di lahan pertanian,”papar A. Amanan.
Awalnya, A. Amanan pun tidak menyangka bila tanaman salak mampu berkembang. Melihat petani di daerahnya setempat, sudah terbiasa dengan budidaya tanaman palawija seperti menanam jagung, ketela pohon dan komoditi lainnya. Namun kenyataanya, semua komoditi mampu seiring sejalan, karena petani mampu membedakan mengenai lahan yang cocok untuk ditanami salak dan lahan yang cocok ditanami jenis tanaman lainnya, sehingga saat musim panen komoditi apa pun tetap melimpah. *

2 Pairan pikeun “Salak Cimara”


  1. 1 ikin 5 Oktober 2007 pukul 12:30 am

    waah ari Cimara mah tatangga desa abdi eta mah

  2. 2 sri dwinanto 22 April 2008 pukul 9:57 am

    dimana saya bisa dapat bibit salak pondoh dengan harga siap tanam dan berapa lama bisa mulai petik panen.terimakasih


Tinggalkeun Balesan




Wilujeng Sumping

Pairan

Didi Tarsidi dina Sangu Kangsreng Has Lurag…
puter_sunda dina Kebun Raya Kuningan
MboelZ dina Kebun Raya Kuningan
lemburkuring2007 dina ANGGOTA
Didi Tarsidi dina ANGGOTA

Katagori

Nu Keur Nganjang

Blog Stats

  • 144,365 hits

Arsip